Jakarta – Indonesia akan mengikuti kompetisi kelas dunia bertajuk Esports Nations Cup (ENC) 2026. Begini strategi Sang Garuda meraih gelar juara.
Manajer Tim Nasional untuk ENC 2026, Glorya Famiela Ralahalo, mengungkapkan akan berpusat pada dua pilar. Dirinya menjelaskan, pertama, akan melakukan seleksi agar mendapatkan atlet dan pelatih yang berkualitas. Lanjut, yang kedua, Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) akan menggelar pelatnas.
“Jadi pilar kedua dari strategi kami adalah membangun program bootcamp atau pelatnas berbasis sport science, yang nanti akan dikelola secara profesional, modern, dan berkelanjutan,” kata Glorya, dalam Sesi Diskusi Strategi timnas jelang ENC 2026, Kamis (9/4/2026).
Glorya mengungkapkan pelatnas nanti tidak hanya mengatasi teknikal dan taktikal game, tetapi juga pendekatan lain seperti kebugaran fisik, pemulihan, mental health, evaluasi nutrisi, sampai pendampingan psikolog olahraga.
“Jadi fokus utama kita itu adalah menyatukan pemain bintang dari berbagai macam klub untuk memiliki satu kemistri, satu semangat untuk membela merah putih,” tegasnya.
Terkait proses seleksi pemain, Glorya mengaku akan mengikuti syarat dan ketentuan dari ENC. Namun selaku manajer, ia menjelaskan tahapan pemilihan pemain akan diserahkan kepada para pelatih di masing-masing game.
“Jadi kalau aku selaku MTN, akan memilih pelatih yang potensial. Lalu kemudian para pelatih tersebut yang akan memilih komposisi atlet dari setiap nomor game yang dipertandingkan. Dan sejauh ini, yang kita submit hampir keseluruhan dari game-game tersebut. Harpannya bisa bersaing di babak kualifikasi sampai main event nanti,” ucapnya.
Dirinya menambahkan, untuk kriteria pemain yang dipilih berdasarkan beberapa poin, sehingga tak hanya mengacu pada performa. Glorya menyebutkan, selain kemampuan bermain, pemilihannya nanti juga mengutamakan teknikal, taktikal, rekam jejak, prestasi, jam terbang, dan mentalitas juara.
Terakhir, Glorya bilang akan mendaftarkan Indonesia di semua game yang di pertandingkan di ENC 2026. Secara total, ada 16 game yang dipertandingkan termasuk Mobile Legends, PUBG: Battlegrounds, PUBG Mobile, Honor of Kings, dan VALORANT.
Turnamen ini akan memulai debutnya di Riyadh, Arab Saudi, pada 2-29 November 2026. Indonesia akan bersaing di antara lebih dari 100.000 pemain dari 100 negara dari babak kualifikasi sampai tampil di panggung utama.